Home - Cerdas - Berbagi Pengetahuan
Sabtu, 17 November 2012
Merawat Gigi Susu
Merawat Gigi Susu
Artikel Terkait :

Girls, gigi susu kita, atau disebut juga gigi sulung, biasanya hanya akan bertahan hingga kita berusia 12 tahun. Satu persatu, gigi susu kita akan lepas dan tergantikan oleh gigi tetap yang muncul kemudian. Meskipun gigi susu ini nantinya akan lepas, bukan berarti tidak perlu dirawat, lho!  

Gigi sulung kita berjumlah 20 buah, yang terdiri dari 8 gigi seri, 4 gigi taring, dan 8 gigi geraham kecil. Umumnya, gigi susu akan tergantikan oleh gigi tetap pada saat kita berusia antara 6 - 12 tahun. Jadi, bila pada rentang usia tersebut gigi kita goyang dan lepas, itu pertanda bahwa gigi tetap kita mulai tumbuh.

Proses pergantian gigi susu biasanya dimulai dari gigi seri tengah bagian bawah. Pergantian ini kadang bersamaan dengan tumbuhnya gigi geraham besar tetap pertama. Jadi, sebenarnya gigi geraham besar tetap ini bukanlah pengganti gigi susu, melainkan gigi tetap yang langsung muncul pada rahang atas maupun rahang bawah.

Gigi geraham besar tersebut akan terus tumbuh hingga berjumlah 12 buah, sehingga bila nantinya gigi tetap kita tumbuh semua dan tertata rapi, maka jumlahnya tidak lagi 20, melainkan menjadi 32 gigi. Hal itu tentu saja dipengaruhi oleh bentuk rahang yang kian membesar, sesuai dengan pertumbuhan badan kita.   

Mengapa perlu dirawat?
Meskipun gigi susu kita nanti akan lepas dan tergantikan oleh gigi tetap, bukan berarti boleh dibiarkan tanpa dirawat. Justru sebaliknya, kita harus merawatnya dengan ekstra hati-hati. Sebab, pergantian gigi susu ke gigi tetap ini hanya terjadi sekali seumur hidup.

Perlakuan kita pada gigi susu sangat menentukan kondisi dan kesehatan gigi tetap penggantinya nanti. Misalnya, bila gigi susu kita goyang dan dibiarkan tanpa segera dicabut, sementara gigi tetap penggantinya sudah tumbuh, maka sangat mungkin gigi tetap itu nanti tumbuh tidak pada tempatnya (bisa lebih ke depan atau ke belakang), sehingga akan terlihat seperti gigi bertumpuk alias tidak rata.

Cara merawat gigi susu

Gigi susu cenderung lebih mudah berlubang dan terjadi rampan karies (gigis), karena strukturnya lebih tipis. Oleh karena itu, kita perlu rajin menggosok, minimal setiap pagi dan sebelum tidur. Biasakan pula selalu berkumur air putih setelah makan atau minum yang manis-manis.

Sebaiknya kurangi konsumsi makanan manis yang mudah menempel pada gigi, seperti cokelat dan permen, karena bisa membuat gigi jadi berlubang.

Bila gigi susu kita sudah berlubang, jangan biarkan terlalu lama. Selain bisa menimbulkan rasa sakit dan bau mulut, gigi berlubang juga akan mengganggu tumbuhnya gigi tetap nanti. Jadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter gigi agar mendapatkan perawatan, misalnya ditambal atau dicabut.

Bila gigi susu kita goyang, sebaiknya segera pergi ke dokter gigi agar dicabut sebelum gigi tetap penggantinya tumbuh. 

Biasakan pergi ke dokter gigi setiap empat bulan sekali, terutama pada masa-masa pergantian dari gigi susu ke gigi tetap, agar gigi kita sehat dan tumbuh rapi.

Teks: Tina /GIRLS. Ilustrasi: Bondhan /GIRLS

Copyright © Girls, All Rights Reserved 2014.
logoKG